Limbah Flow meter ( lanjutan ) - Wiratama flow meter and technical part stock

Breaking

2.4.13

Limbah Flow meter ( lanjutan )

Flow Meter Limbah

Dengan adanya keausan pada komponen turbine flow meter tersebut karena adanya gesekan putar menyebabkan akurasi flow meter menjadi tidak sesuai dengan yang diinginkan dan biasanya langkah yang dilakukan adalah dengan mengganti turbine kit nya dari impeller, bearing, bushing dan shaft rotor. Penggantian ini akan rutin dilakukan tergantung dari life time dari komponen spare part flow meter yang berdampak pada tingginya maintenance cost.

Apabila kerusakan dari flow meter jenis woltman ini hanya mengakibatkan keusan mungkin masih kurang di perhatikan oleh para pengguna flow meter karena adanya rutinitas kalibrasi dari badan yang berwenang. Hal yang paling menghawatirkan pada penggunaan flow meter turbine adalah kondisi air sungai yang kotor karena banyak mengandung sampah, rumput, lumpur dan pasir walupun sudah diberi filter. Biasanya ada faktor yang menyebabkan kerusakan paling fatal  dan paling banyak ditemui yaitu adanya plastik, rumput, kertas, partikel sampah yang kecil dan halus atau sampah lain yang menempel dan terlilit pada shaft impeler dimana bisa mengakibatkan flow meter menjadi macet yang selanjutnya dapat membuat indicator volumetric macet dan sementara air tetap mengalir tanpa adanya perubahan indikasi volumetric pada flow meter tersebut.

Karena itu dalam langkah menentukan jenis flow meter sangat penting sekali, yang berhubungan dengan kondisi dilapangan, dimana jenis fluida yang diukur dan posisi installasi harus  tepat agar umur dari flow meter tersebut sesuai dengan yang telah ditentukan oleh manufacture. Untuk kasus Fluida yang sangat kotor dan banyak kotoran tentunya flow meter yang cocok adalah jenis flow meter yang tidak mempunyai kontak atau tidak ada komponen yang bergerak dalam flow meter karena adanya arus aliran fluida. Ada beberapa jenis flow meter yang yang tidak mempunyai komponen yang kontak dengan fluida namun tidak bergerak seperti Ultrasonic Flow Meter dan Electromagnetic flow meter.

  

Dua jenis flow meter ini menggunakan sensor yang installasi nya cukup ditempel pada sisi luar atau dalam dari pipa sensor. Bahkan untuk Installasi flow meter pada ukuran pipa yang besar dan menurunkan biaya installasi bisa juga menggunakan sistem insertion flow meter seperti yang dimiliki oleh jenis electromagnetic dan ultrasonic dengan cara installasi cukup pipa yang akan dipasang sensor dilubangi sesuai dengan aturan yang syaratkan. Aktifitas yang hanya melubangi pipa tentunya memerlukan biaya  lebih murah dan waktu installasi yang lebih singkat dibandingkan dengan sistem instalasi sensor yang mengunakan flange dimana harus memotong pipa.

Jika Masalah waktu installasi tidak dimiliki sama sekali maka jenis flow meter yang cocok adalah jenis installasi dengan sistem CLAMP ON dimana sensor hanya dipasang dengan menggunakan clamp pada sisi luar pipa. Jenis flow meter ini dimiliki oleh jenis ultrasonic flow meter. Sistim clamp on ultrasonic flow meter ini dalam installasinya ada bebrapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti dimeter pipa, ketebalan pipa dan posisi jarak tranducer agar tercapai akurasi yang dipersyaratkan oleh manufacture. Bahkan untuk jenis flow meter yang digunakan sebagai fungsi untuk mengetahui laju debit fluida atau kapasitas flow rate dari fluida yang mengalir dalam pipa dan tidak perlu digunankan untuk mengukur hasil fluida yang mengalir untuk inspeksi bisa juga digunakan Portable flow meter jenis ultrasonic. 

kembali kedepan






Bebarapa jenis flow meter berdasarkan penggolongan pengukuran :

Positive Displacement atau PD meter

PD Flow Meter atau Postive Displacement Flow Meter cukup unik karena flow meter jenis ini mengukur langsung volume secara faktual.  Sedangkan flow meter lainya biasanya bekerja pada prinsip mengkur laju aliran yang akan di konversikan ke volume fluida.  Dengan menggunakan PD meter, sinyal output secara langsung berkaitan dengan volume fluida yang melewati flow meter. Jenis PD flow meter yaitu Bi-rotor (gear, oval gear, helical gear) ,  nutating
PD meter

Massa Flow Meter

Mass flow meter mengandalkan sinyal output yang berhubungan secara langsung dengan massa fluida yang melewati flow meter dimanan ada 2 jenis mass flow meter yaitu Coriolis flow meter dan Thermal mass flow meter
coriolis mass flow meter

Velocity Flow Meter

Velocity Flow meter mengandalkan  out put sinyal yang dihubungkan langsung dengan kecepatan fluida yang melewati flow meter.
Jenis Velocity flow meter ini sangat populer dan mempunyai jenis lumayan banyak :
  • Electromagnetic Flow meter
  • Ultrasonic flow meter and open chanel flow meter
  • Turbine, Paddle Wheel and Propeller flow meter
  • Vortex Shedding  flow meter and Sonar meter
  • Target flow meter and Vane flow meter
  • Variable Area flow meter dan Rotameter
  • Orifice Plate flow meter
  • Venturi flow meter dll
Pertanyaanya adalah Apakah jenis Flow meter yang paling baik…??? Yang jelas tidak ada jenis flow meter yang bisa di gunakan secara universal yang cocok digunakan untu seluruh jenis fluida dan seluruh kondisi serta manfaatnya. Yang perlu kita lakukan adalah kita harus memilih jenis flow meter berdasarkan spesifikasi sesuai dengan aplikasi di lapangan. Ada beberapa flow meter yang mempunyai kekurangan dan kelebihan karena teknologi yang digunakan sehubungan dengan penggunaan flow meter yang disesuaikan dengan jenis fluida, kondisi lapangan dan tujuan pemasangannya.
Hal-hal yang harus diketahui dalam memilih jenis flow meter tentunya berdasarkan pada jenis fluida, situasi installasi, harga flow meter, penggunaan jangka waktu flow meter serta kondisi daerah yang aman atau berbahaya, lfe time flow meter, kecepatan merespon aliran, bahan fluida yang harus disesuaikan dengan material flow meter serta kebutuhan akurasi yang inginkan dan lainya yang berhubungan dengan kondisi lapangan dan operatornya.
Berikut ini jenis flow meter yang banyak di gunakan di berbagai dunia industri :

Flow Meter Portable

  • Flow meter portable mulai terkenal saat dikenalkanya flow meter jenis ultrasonic dimana cara penggunaan dan instalasinya cukup mudah dan cepat serta  dapat dibawah kemana mana.
  • Portable flowmeter ini menggunakan jenis clamp on flow meter dimana sensor atau sering di sebut dengan transducer ultrasonic cukup di clamp pada permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa maka biaya instalasi dari flow meter clamp on sangat murah dan cepat.
  • Untuk jenis flow meter portable biasanya di lengkapi dengan data logger vaik itu secara internal maupun external dan untuk power karena sifatnya portable biasanya menggunakan battery yang bisa di charge dan umumnya battery mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.
  • Info lebih lanjut product portable flow meter silahkan click

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

  • Flowmeter ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.
  • Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.
  • Info lebih lanjut product clamp on ultrasonic flowmeter silahkan click

Flowmeter Mass Flow Coriolis

  • Flowmeter coriolis adalah jenis flow meter yang secara teori menghitung kekuatan gaya/tenaga akibat adanya osilasi suatu sensor yang dilewati cairan dengan menggunakan perhitungan coriolis yang di konversi ke suatu aliran massa.
  • Coriolis flow meter secara real mempu menghitung massa aliran sehingga perubahan temperature dari aliran tidak banyak berpengaruh. Begitu juga persolan perubahan aliran karena instalasi atau sebab lain yang berakibat aliran tidak laminer serta terjebaknya udara atau gas dalam aliran tidak memeengaruhi akurasi. Berbeda dengan sifat flow meter yang menghitung volume dimana mass flow meter bisa mengabaikan berat dari udara atau gas yang terjebak dalam aliran.
  • Info lebih lanjut product  coriolis mass flow meter silahkan click

Flow Meter Electromagnetic

  • Flowmeter electromagnetin yang sering disebut magnetic flow meter atau magmeter merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya menggunakan hukum faraday. Karena sifat kerjanya seperti itu maka magnetic flow meter hanya bisa kerja pada cairan yang mempunyai konduktifitas pada tingkatan tertentu dan umumnya pada kisaran minimal 20 micro siemens
  • Info lebih lanjut product  Electromagnetic flow meter silahkan click 
Variable Area Flow Meter

Flow Meter Open Channel 

  • Open channel flow meter adlah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit.
  • Pada dasrnya flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran menggunakan ultrasonic level sensor
  • Penggabungan velociti dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.
Info lebih lanjut product  Open Channel Flow Meter silahkan click Product open channel flow meter 
WUF100 J