Flow meter air Lumpur - Wiratama flow meter and technical part stock

Breaking

20.4.16

Flow meter air Lumpur

Mengapa dinamakan Flow meter Lumpur...???
Flow meter air Lumpur tidak lain adalah flow meter yang mempunyai performa tersendiri dikarenakan karakteristik cairan ini mempunyai kandungan solid lumayan banyak hingga 35%. Dimana karakteristik dari cairan tersebut bisa homogen ( ter campur dengan baik antara solid dengan liquid) ataupu tidak begitu homogen ( solid tidak bisa larut dlam liquid).

Sifat dari cairan ini harus cukup di pahami dengan baik, hingga ketika kita menentukan jenis dari flow meter  air lumpur yang akan digunakan untuk mengukur debit cairan mempunyai kecocokan sehingga mampu menedteksi aliran cairan lumpur tersebut dan flow meter tersebut memiliki performa yang baik dan tahan lama dan biaya operasional serta maintenancenya tidak terlalu mahal.


Karakteristik cairan Lumpur 

Untuk Cairan Lumpur mempunyai tingkat kepekatan tersendiri begitu jug sifat dari bahan2 kimia yg digunakan sebagai hasil proses terhadap lumpur yang sangat korosif baik itu karena asam ataupun basa. Dalam mementukan jenis flow meter  air lumpur tentunya perlu di perhatikan aspek aspek sebagai berikut :
  • Pastikan Jenis flow meter  air lumpur tidak mempunyai bagian yang kontak dengan cair bergerak ataupun berputar.
  • Untuk Lumpur yang Abrasiv hendaknya dipilihkan jenis komponen yang kontak terhadap cairan lumpur tidak mudah aus
  • Flow meter untuk air lumpur yang sangat korosif harus di pilihkan material yang tahan terhadap asam maupun basa kuat. Karena itu kita perlu mengetahui karakteristik cairan lumpur agar pemilihan bahan material flow meter lumur bisa tahan terhadap akibat sifat dari kandungan kimia pada cairan lumpur.
  • Cairan lumpur biasanya dihasilkan dari suatu proses yang menyebakan cairan banyak mengandung padatan yang tercampur pada air dengan komposisi yang berbeda-beda.
  • Pemilihan jenis flow meter lumpur ini jika dilakukan tidak cermat akan menyebabkan umur dari flow meter lumpur menjadi pendek dan mungkin akan berakibat flow meter tidak mampu mendeteksi dan membaca flow dari aliran lumpur tersebut.
Untuk jenis cairan lumpur yang memiliki konduktivitas memadai, sebaiknya menggunakan flow meter jenis electromagnetic yang mana kita harus menyesuaikan jenis material seperti electroda, linner serta material flange dan cover, disesuaiakan dengan karakteristik air lumpur yang akan dibaca oleh flow meter. Banyak dari kita menganggap untuk air lumpur cukup di pilihkan jenis flowmeter electromagnetic tanpa mempertimbangkan jenis material yang di pakai sehingga umur dari flow meter electromagnetic tersebut sangat pendek dan cepat rusak.


Informasi Penentuan jenis Flow meter air lumpur

Flow Meter Lumpur jenis magnetic bisa di pilih berdasarkan spesifikasi yang mengacu pada spesifikasi lumpur. Karena itu sebelum membelli dan memasang flow meter lumpur jenis magnetic sebaiknya berikan informasi yang cukup pada penyedia flow meter dengan memberikan karakteristik lumpur yang akan diukur. 
Informasi yang perlu di sampaikan sesuai dengan kondisi dilapangan biasanya berupa :
  • Tingkat keasaman lumpur  dan berapa PH dari lumpur
  • Density lumpur atau prosentase kandungan solid terhadap water
  • Apakah lumpur sangat abrasive yang mengandung partikel besi atau lainnya
  • Temperature maksimal lumpur
  • Pressure maksimal dan pressure minimal
  • IP class apakah harus ex proof, water proof atau wheater proof
  • Jenis material pipa apakah stainless steel, carbon steel, PVC atau HDPE
  • Berapa Size pipa yang biasanya identik dengan besaran diameter Pipa 
  • Power yang tersedia apakah menggunakan AC, DC atau Harus menggunakan battery yg bisa tahan 1 tahun..?
  • Installasi yang harus di outd oor atau indoor
  • Apakah dibutuhkan data logger yang cukup di hubungkan ke komputer atau harus bisa dihubungkan dengan sitem GPS maupun GPRS
  • Dan informasi lainya yang di perlukan
Untuk Air Lumpur tambang baik tambang batu bara maupun tambang emas atau tambang nikel biasanya flow meter yang diharapkan adalah flow meter lumpur yang tahan terhadap asam, cukup tahan terhadap abrasif dan mampu bekerja pada kondisi ekstrem seperti hujan dan bahkan terndam air saat hujan lebat dan banjir. Untuk memenuhi karakteristik diatas bisa digunakan magnetic flow meter dengan material electrode Titanium yang tahan corosive sekaligus abrasif begitu juga ada kalanya yang menggunakan clas IP 68 untuk menjaga jika terjadi hujan dan kebanjiran dan ada juga yang membutuhkan power DC24 Volt yang bisa dikombinasi dengan power hasil sel surya atau battery yang bisa tahan hingga 1 tahun.




Berikut ini jenis flow meter yang banyak di gunakan di berbagai dunia industri :

Flow Meter Portable

  • Flow meter portable mulai terkenal saat dikenalkanya flow meter jenis ultrasonic dimana cara penggunaan dan instalasinya cukup mudah dan cepat serta  dapat dibawah kemana mana.
  • Portable flowmeter ini menggunakan jenis clamp on flow meter dimana sensor atau sering di sebut dengan transducer ultrasonic cukup di clamp pada permukaan luar pipa, Karena prosesn insatlasi tanpa memotong pipa atau melubangi pipa maka biaya instalasi dari flow meter clamp on sangat murah dan cepat.
  • Untuk jenis flow meter portable biasanya di lengkapi dengan data logger vaik itu secara internal maupun external dan untuk power karena sifatnya portable biasanya menggunakan battery yang bisa di charge dan umumnya battery mampu bekerja pada waktu cukup lama diatas 5 jam.
  • Info lebih lanjut product portable flow meter silahkan click

Clamp on Ultrasonic Flow Meter

  • Flowmeter ultrasonic merupakan tipe flow meter yang cara kerjanya mengukur kecepatan aliran fluida dengan menggunakan ultrasound sehingga dengan perhitungan volume yang mengalir bisa terbaca di transmitter ultrasonic.
  • Dengan menggunakan sensor ultrasonik atau sering disebut transducer ultrasonic flowmeter dapat mengukur kecepatan rata dari aliran fluida dalam pipa dengan cara mengukur rata rata perbedaan waktu antara waktu pengiriman signal dan penerimaan signal dengan arah aliran.
  • Info lebih lanjut product clamp on ultrasonic flowmeter silahkan click

Flowmeter Mass Flow Coriolis

  • Flowmeter coriolis adalah jenis flow meter yang secara teori menghitung kekuatan gaya/tenaga akibat adanya osilasi suatu sensor yang dilewati cairan dengan menggunakan perhitungan coriolis yang di konversi ke suatu aliran massa.
  • Coriolis flow meter secara real mempu menghitung massa aliran sehingga perubahan temperature dari aliran tidak banyak berpengaruh. Begitu juga persolan perubahan aliran karena instalasi atau sebab lain yang berakibat aliran tidak laminer serta terjebaknya udara atau gas dalam aliran tidak memeengaruhi akurasi. Berbeda dengan sifat flow meter yang menghitung volume dimana mass flow meter bisa mengabaikan berat dari udara atau gas yang terjebak dalam aliran.
  • Info lebih lanjut product  coriolis mass flow meter silahkan click

Flow Meter Electromagnetic

  • Flowmeter electromagnetin yang sering disebut magnetic flow meter atau magmeter merupakan jenis flow meter yang cara kerjanya menggunakan hukum faraday. Karena sifat kerjanya seperti itu maka magnetic flow meter hanya bisa kerja pada cairan yang mempunyai konduktifitas pada tingkatan tertentu dan umumnya pada kisaran minimal 20 micro siemens
  • Info lebih lanjut product  Electromagnetic flow meter silahkan click 
Variable Area Flow Meter

Flow Meter Open Channel 

  • Open channel flow meter adlah flow meter yang dapat diaplikasikan untuk mengukur aliran pada sistem saluran terbuka seperti pada kanal, sungai atau parit.
  • Pada dasrnya flow meter open chanel ini menghitung kecepatan aliran dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan. Untuk pengukuran kecepatan aliran bisa menggunakan transittime flow meter atau Magnetic flow meter. Sedangkan untuk ketinggian permukaan aliran menggunakan ultrasonic level sensor
  • Penggabungan velociti dengan luas penampang bisa menghasilkan kapasitas aliran atau flow rate aliran dalam kanal.
  • Info lebih lanjut product  Open Channel Flow Meter silahkan click Product open channel flow meter 
wuf100-j-e1504262095990